Template klasik Vs Tempalate Baru

March 29, 2008

my pencil Template baru VS Template Klasik

digg_url = ‘http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/06/template-baru-vs-template-klasik.html’;

Sudah dua hari ini saya tidak menelorkan tulisan baru ( emangnya ayam pake bertelor segala ) mungkin buat sobat yang rajin datang ke sini merasa bosan karena tulisannya itu-itu melulu. OK, biar ga basi langsung aja.Menanggapi banyaknya pertanyaan yang di ajukan melalui shoutbox beberapa waktu lalu seputar masalah mengganti template, maka kali ini saya akan membahasnya agar bagi sobat yang masih bingung dapat mempunyai gambaran seputar template ini.

Sebenarnya tentang masalah template ini sudah saya posting, jika mau iseng-iseng baca silahkan klik di sini, tapi biar lebih jelas akan saya bahas lebih dalam.

Mungkin ada diantara sobat semua masih bingung dengan yang namanya template klasik sama template baru. Di blogger.com saat ini template yang di gunakan ada dua pilihan yaitu template klasik dan baru. Bagaimana caranya kita membedakan apakah kita menggunakan template klasik atau template baru? Ada beberapa ciri untuk mengenal apakah yang kita pakai template baru atau klasik, diantaranya yaitu :

  • Template baru :
    1. Pada menu dashboard (menu yang dijumpai pada saat kita baru login) akan terlihat menu seperti ini :

      Manage : Posts, Settings, Layout

    2. Jika kita klik menu Layout, akan ada menu seperti ini :

      Page Elements | Fonts and Colors | Edit HTML | Pick New Template

    3. Jika kita klik menu Edit HTML maka akan muncul beberapa ciri khas, yaitu :

      Tulisan –> download Full Template
      Tombol bertuliskan –> Browse…, Upload
      Ada kotak kecil di samping tulisan Expand Widget Templates
      Tombol bertuliskan —> CLEAR EDITS, PREVIEW, SAVE TEMPLATE
      Dibagian bawah terdapat tulisan :

      Revert to Classic Template
      View Classic Template

    Itu tadi sedikit ciri apabila kita memakai template baru.

    Apabila memakai template klasik, cirinya adalah :

    1. Pada menu dashboard (menu yang dijumpai pada saat kita baru login) akan terlihat menu seperti ini :

      Manage : Posts, Settings, Template

    2. Jika kita klik menu Template, akan ada menu seperti ini :

      Edit HTML | Pick New | customize Design | Adsense

    3. Jika klik menu Edit HTML akan muncul beberapa ciri :

      terdapat tulisan –> Change the Blogger Navbar

      Tombol bertuliskan —> Save Template Changes, Preview, Clear

    Itu tadi beberapa ciri jika kita memakai template klasik.

    Dari kedua contoh ciri diatas, tentu saja kita dapat mengetahui template apa yang sekarang kita pakai.

    Apa kelebihan atau kekurangan dari kedua template tersebut?

    Template baru

    • Terdapat menu : Page Elements
      Dengan menu ini kita dapat dengan mudah menambahkan element tanpa harus mengerti bahasa HTML. Element-element yang bisa ditambahkan bisa berupa Newsreel, Video Bar, List, Links List, Picture, Text, HTML/JavaScript, Feed, Labels, Logo, Profile, Blog Archive, serta Page Header.
    • Sistem Drag & Drop
      Dengan sistem ini kita dapat dengan mudah memindahkan setiap element yang telah kita buat dimana saja yang kita sukai.
    • Terdapat menu : Fonts and Colors
      Dengan menu ini kita dapat dengan mudah merubah warna serta bentuk huruf tanpa harus repot-repot merubah style sheet dan tentunya tidak memerlukan kemampuan berbahasa HTML

    Itu tadi beberapa keuntungan memakai template baru, dan kekurangannya yaitu :

    bagi sobat yang suka otak-atik kode HTML, pada template ini agak susah tuk di otak-atik (khusus buat pemula seperti saya, lain halnya bila sobat sudah expert).

    Sekarang apa kelebihan dari template klasik :

    • Kode HTML sangat mudah untuk di otak-atik, jadi bagi sobat yg suka bermain dengan HTML sangat cocok memakai template ini.

    Kekurangan :

    • Tidak tersedia menu Page Elements, sehingga bagi sobat yang masih bingung dengan HTML akan menemui kesulitan.
    • Tidak tersedianya menu : Fonts and Colors, sehingga menyulitkan dalam mengatur Font serta warna hurup.

    Nah itu tadi beberapa keunggulan serta kekurangan dari kedua template, silahkan pikirkan mana yang mau sobat pilih.

    Cara Migrasi Template

    Setelah menimbang-nimbang, tentunya sobat tertarik dengan salah satu diantara keduanya. jika ternyata sobat tertarik untuk bermigrasi(pindah) template dan belum mengtahui caranya silahkan ikuti langkah berikut:

    Dari Template baru ke template klasik :

    • Sign in di blogger dengan id sobat
    • Klik menu Layout
    • Klik menu Edit HTML
    • Klik tulisan yang ada di bagian bawah layar yaitu : Revert to Classic Template
      Bila muncul kotak dialog, klik OK aja
    • Selesai, sobat memasuki dunia baru yaitu template klasik.

    Dari template klasik ke template baru :

    • Sign in di blogger dengan id sobat
    • Klik menu Template
    • Klik menu Customize Design
    • Klik tombol bertuliskan UPGRADE YOUR TEMPLATE
    • Pilih template yang di sukai, lalu klik tombol SAVE TEMPLATE
    • Selesai. sobat sudah memasuki alam baru, yaitu Template Baru.

    Cara mengganti Template

    Ada dua kemungkinan, yaitu mengganti template dengan buatan blogger dan mengganti template bukan buatan blogger.

  • Ganti template dengan template buatan blogger
  • Untuk template Klasik, ikuti langkah-langkah berikut :

    1. Sign in di blogger dengan id sobat
    2. Klik menu Template
    3. Klik menu Pick New
    4. Pilih template mana yang paling cocok, lalu klik tombol bertuliskan Use This Template yang berada di bawah gambar template
    5. Selesai. Blog sobat sudah punya wajah baru.

    Untuk template baru, ikuti langkah-langkah berikut :

    1. Sign in di blogger dengan id sobat
    2. Klik menu Layout
    3. Klik menu Pick New Template
    4. Pilih template mana yang sobat sukai, lalu klik tombol SAVE TEMPLATE
    5. Selesai.Blog sobat sudah mempunyai wajah baru

    Ada yang perlu di ketahui yaitu jika kita mengganti template dengan template buatan blogger sendiri, maka data-data semisal link, shoutbox, image dan lain-lain. Data ini tidak akan hilang. Lain halnya apabila kita mengganti dengan template buatan bukan blogger.com, maka semua data-data yang di sebutkan tadi akan menghilang (kecuali postingan artikel tidak akan hilang) dan tentunya harus di input ulang, dan judulnya Caaaaapppppee deeeeehhhhh …..

  • Ganti template dengan template bukan buatan blogger
  • Hal pertama yang harus di ingat adalah semua data-data yang ada seperti yang saya sebutkan tadi, maka apabila kita mengganti template dengan template bukan buatan blogger sendiri, kita harus mengcopy dulu seluruh data tersebut, dan kemudian nanti setelah kita sudah mengganti template, data-data tadi kita input ulang.

  • Template baru
    1. Sign in di blogger dengan id sobat
    2. Klik menu Layout
    3. Klik menu page Elements
    4. Klik tulisan Edit pada masing-masing Element, lalu copy seluruh datanya
    5. Jika semua data di pastikan sudah di copy, maka langkah selanjutnya adalah klik menu edit HTML
    6. Klik tulisan –> download Full Template, save dalam komputer. Ini di maksudkan apabila nanti sobat berubah pikiran dan ingin kembali lagi, sobat masih punya data template tersebut
    7. Beri tanda centang dulu pada kotak kecil disamping tulisan Expand Widget Template
    8. Klik tombol Browse…, lalu masukan data Template baru yang ingin di masukan
    9. Klik Tombol Upload
    10. Biasanya keluar peringatan bahwa data-data yang kita punya seperti link, shoutbox dan lain-lain akan ter delete (terhapus)
    11. Klik tombol –> Confirm & Save, dengan asumsi bahwa sobat sudah mengcopy data-data tadi
    12. Selesai. Blog sobat sudah mempunyai wajah baru.

  • Template Klasik
    1. Sign in di blogger dengan id sobat
    2. Klik menu Template
    3. Klik menu Edit HTML
    4. Tandai (highligh/blok) semua data template yang ada, sorot pada tulisan yang sudah di tandai, klik kanan Copy,lalu paste pada program notepad, save dan beri judul dengan nama yg mudah di ingat. Ini dimaksudkan untuk backup data untuk nanti input ulang data-data seperti link,shoutbox dll
    5. Delete semua data template yang lama
    6. Copy seluruh data template yang baru yang mau di masukan, lalu paste pada kotak data template yang sudah di delete tadi
    7. Klik tombol Preview, lihat perubahan yang ada (biasanya preview ini agak berbeda dengan tampilan blog aslinya), Jika sudah cocok, klik tombol Save Template Changes
    8. Selesai. blog sobat sudah mempunyai wajah baru.

    Bagaimana sobat? mudah-mudahan keterangan diatas dapat menjawab semua pertanyaan mengenai ganti template.

    Satu lagi info buat para sobat. Bagi yang ingin melihat-lihat template bukan buatan Blogger.com, saya sudah menuliskan beberapa situs yang menyediakan template gratis, jika berminat silahkan kunjungi http://rohman-freeblogtemplate.blogspot.com atau klik di sini. Selamat mencari dan menemukan template yang sobat suka


    JKP-Unipa manokwari

    March 29, 2008

    Jelajah Kampus Papua
    Sponsor: Papua@Comunity
    Outhor: Asrama Kamasan I Yogyakarta

    Jelajah kampus1.1
    Fasilitas Kampus Unipa manokwari

    sebuah kutipan dari web kampus unipa

    Dengan diresmikannya UNIPA, maka seluruh fasilitas Faperta UNCEN Manokwari diserahkan menjadi milik UNIPA, dipergunakan untuk mempelancar proses belajar mengajar. Fasilitas tersebut berupa lahan seluas 603 Ha di tiga kabupaten (Manokari, Sorong dan Pania), bangunan kampus utama yang terdiri atas gedung perkantoran, laboratorium dan perpustakaan yang memadai, perumahan dinas, asrama mahasiswa dan fasilitas penunjang lainnya.”

    Barangkali Dana Otsus tidak merata…?

    berikut fasilitas kampus unipa.
    Gbr. 1 adalah Lab. Komputer unipa
    - ” perhatikan baik-baik gambar di samping dan katakan pada saya apa yang terlintas di benak pikiran anda….?
    - Tolong hitung berapa unit komputer yang dimiliki kampus Unipa
    - Kalau bisa “tebak juga perangkat komputernya….
    (evolusi komputer 2008)

    ================================================================================================================
    ================================================================================================================
    Gbr 2 Adalah Perpustakaan Kampus unipa

    Dari tatanan buku yang terlihat dalam gambar.2, bisa terbayang dan tebak berapa jumlah buku di kampus tersebut.
    dalam foto ini terlihat jelas berapa rak buku… tapi saya shorcut sampe sini aja dech…
    >>……??? saya tidak tahu pasti tapi kira kira siapa yang salah…!
    sebelumnya saya minta maaf dengan tulisan saya ini…. !!!
    Berita ini ditulis dalam tanda kutip “maju”

    Tebak siapa dari beberapa list dibawa ini yang cocok dengan pernyataan diatas..?

    • Kameramen…?
    • Admin web Kampus Unipa….?
    • Menejerial Kampus..?
    • Pemerinta Dearah…?
    • Masyarakat…?
    • Mahasiswa…?

    ====================================================================
    ====================================================================
    Gbr.3 Sebuah Leb…….?

    Saya tidak tahu pasti dengan gambar ini tapi di web resmi kampus unipa hanya menyebutkan Laboratorium, Lab..apa? ………..!Pr buat kita

    Tulisan ini adalah yang pertama dalam program jelajah kampus…. kita mulai dari manokwari karena kebetulan Tim Jelajah kampus sedang berada di manokwari.
    Gambar- gambar diatas Merupakan pengatar………

    ——————————————-
    Sebelumnya terimah kasih kru Jelajah Kampus papua.
    Papua@comunity


    Bagaimana 2008

    March 29, 2008

    Pendidikan dan Teknology

    Pada tahun 1998-2000 kami melaksanakan penelitian untuk meningkatkan mutu peran teknologi dalam pelajaran bahasa di Sekolah Menengah Umum. Kami mengujungi ratusan sekolah di pulau Jawa, Bali, dan Lombok. Salah satu hal yang sangat terkait dengan pengembangan teknologi dan bahasa adalah fasilitas dan sumber bahan bahasa yang ada di perpustakaan sekolah. Apakah perpustakaan sekolah anda seperti perpustakaan di foto?

    Dari penelitian kami delapan faktor muncul yang sangat mengagetkan:

    1. Biasanya tidak ada siswa-siswi di dalam perpustakaan.
    2. Perpustakaannya hanya buka pada jam kelas (paling tambah 15 minet).
    3. Guru-guru tidak secara rutin menyuruh siswa-siswi dalam jam kelas ke perpustakaan untuk tugas, mencari informasi atau solusi sendiri.
    4. Jelas, guru-guru tidak dapat minta siswa-siswi mencari informasi di perpustakaan di luar jam kelas karena perpustakaannya tidak buka.
    5. Guru-guru sendiri jarang kunjungi perpustakaan, dan kurang tahu isinya.
    6. Seringkali pengelola perpustakaan adalah guru yang juga jarang ada di perpustakaan.
    7. Pada umum, pengelola perpustakaan kelihatannya tidak mempromosikan perpustakaannya (atau berjuang untuk meningkatkan minat baca) secara aktif dan kreatif.
    8. Lingkungan sekolah (termasuk rakyat) kurang aktif membangunkan perpustakaan.
    Sebenarnya Perpustakaan Sekolah Begini Hanya Sebagai “Gudang Buku” !

    Kebiasaan ini belum merubah di kebanyakan sekolah sampai sekarang.

    Padahal Perpustakaan Seharusnya Sebagai “Jantung Sekolah“.
    Banyak siswa-siswi belajar dalam keadaan sulit di rumah, karena tempatnya sempit, ada adik-adik yang suka menggangu, mereka sering harus belajar di meja makan sesuai dengan waktu tidak dipakai, mereka tidak dapat belajar bersama teman-teman sekelas, dll.

    Mengapa perpustakaan sekolah tidak buka satu sampai dua jam setelah jam kelas? Misalnya tutup jam 3 atau 3.30. Dari pengalaman kami alasan-alasan yang muncul adalah banyak! Masalah yang disebut termasuk; biaya karyawan, sekuriti, kendaraan untuk siswa, dll. Tetapi tidak ada alasan sebenarnya, dan untungannya untuk siswa-siswi kalau buka adalah banyak!

    Perpustakaan juga sangat cocok untuk sebagai tempat di mana siswa-siswi dapat mengakses sumber-sumber informasi di Internet di luar jam kelas karena di awasi (melindungi siswa-siswi dari situs, kekerasan, porno, dll), dan siswa-siswi dapat dibantu oleh pustakawan/wati tanpa kebutuhan staf khusus.

    Sering perpustakaan diurus oleh karyawan Tata Usaha (TU). Kita hanya perlu salah satu staf TU yang masuk 2 jam lebih siang dan pulang 2 jam lebih sore, tidak kena biaya. Kalau ada staf perpustakaan yang khusus – dibuat shift saja. Seringkali masuk lebih siang dan pulang lebih sore adalah keadaan yang cocok untuk anggota staf tertentu.

    Yang kami melihat, di kebanyaan sekolah staf sekuriti sudah bertugas sampai sore. Kalau tidak, sistem shift juga dapat dilakukan.

    Kalau masalahnya ada kendaraan, ini dapat dinegosiasi oleh staf sekolah. Biasanya bisnis dari siswa-siswi sekolah adalah sangat penting kepada perusahaan kendaraan, supir angkot, tukang becak, atau tukang ojek, dan mereka akan fleksibel.

    Kami belum membahas hal “jumlah atau jenis koleksi buku”, yang biasanya sangat kurang. Tetapi selama perpustakaan sekolah hanya sebagai “gudang buka” jumlah buku dan peraturan buku (Sistem/Katalog) tidak termasuk hal-hal utama.

    Kita harus berjuang untuk mengatasi isu-isu (1-8 di atas yang tidak kena biaya) dan meningkatkan minat, kesempatan, dan kebiasaan baca. Kalau belum, perpustakaannya akan gagal sebagai jantung sekolah. Kebiasaan baca adalah kunci untuk mengembangkan pengetahuan dan pendidikan kita terus selama hidup (lifelong learning).

    “Perpustakaan Online” tidak sebagai pilihan yang rialistik untuk mayoritas siswa-siswi tingkat sekolah (atau masyarakat) di Indonesia karena mereka tidak punya komputer atau akses ke Internet di rumah. Waktu untuk menggunakan komputer di sekolah adalah sangat terbatas, dan untuk “print” (cetak) dokumen-dokomen atau ebook dari Internet adalah sangat mahal dibanding dengan pinjam buku dari perpustakaan “yang gratis”.

    Buku-buku di perpustakaan sekolah dapat dipinjam dan dibaca kapan saja, di mana saja (di becak, di tempat tidur), dan buku-buku perpustakaan sekolah dapat “diakses oleh semua siswa-siswi secara adil”. Ayo, membangun perpustakaan sekolah yang lengkap dengan akses di luar jam kelas.