Sejauh Mana Olimpiade Indonesia…?

Emas dari Olimpiade Fisika Internasional ke-38
Pelajar-pelajar Indonesia berhasil meraih satu emas, tiga perak, dan satu perunggu dalam Olimpiade Fisika Internasional ke-38 atau International Physics Olympiad (IPhO) XXXVIII di Isfahan, Iran. Kejuaraan tersebut berlangsung pada 13-22 Juli 2007.

Lima siswa Indonesia yang meraih prestasi dalam IPhO tiba di Jakarta pada sore ini. Para duta bangsa yang telah mengharumkan nama bangsa itu disambut oleh Direktur Pembinaan SMA Depdiknas Sungkowo, Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH) Depdiknas Bambang Wasito Adi, dan pejabat Depdiknas lainnya.

Peraih medali emas adalah Muhammad Firmansyah Kasim, siswa kelas 1 SMA Athirah Makasar. Sementara medali perak diraih masing-masing oleh Rudi Handoko Tanin (siswa kelas 1 SMA Sutomo 1 Medan), Musawwadah Muhktar (siswa kelas 3 SMAN 78 Jakarta), dan Yosua Michael Maranatha (siswa kelas 2 SMA 3 Yogyakarta). Adapun medali perunggu diraih oleh David Halim (siswa SMA Xaverius Bandar Lampung).

Sungkowo menyampaikan ucapan selamat kepada para peraih medali yang telah tekun dan berusaha keras dalam mengikuti lomba. Dia mengatakan, walaupun perolehan medali emas hanya satu, bukan berarti bahwa prestasi merosot. “Kualitasnya tetap bagus melihat dari peringkat yang diperoleh untuk menentukan medali emas, perak, dan perunggu,” katanya.

Penelitan Dr. Wiratni bertujuan untuk mengembangkan polimer alami berbasis sumber-sumber daya alam terbarukan, yang selanjutnya dikenal dengan istilah biopolimer, dimana salah satu polimer yang paling menjanjikan adalah poli hidroksi butirat (PHB). PHB ini tidak hanya dapat menyelamatkan lingkungan, tapi juga dapat digunakan dalam dunia kedokteran.

Pelatih dan pembina Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) Yohanes Surya mengungkapkan persaingan dalam pertandingan IPho kali ini sangat ketat. Dia mengatakan untuk meraih medali emas minimal harus mengantongi nilai 44. Sementara, lanjut dia, pada IPho tahun lalu di Singapura dengan nilai 37 sudah dapat medali emas. “Dari tahun ke tahun persaingan bertambah ketat. Semua negara mempersiapkan diri luar biasa,” katanya.

Lebih lanjut Yohanes mengatakan, dari 37 medali emas yang diperebutkan berhasil diraih oleh sebanyak 22 negara. Dia menambahkan, peserta yang terlibat dalam kompetisi sebanyak 326 orang. Adapun peraih medali emas terbanyak adalah Cina dengan empat medali emas, disusul Rusia meraih tiga medali emas. Sementara Korea dan India masing-masing meraih dua medali emas.***

sumber

http://www.depdiknas.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=169&Itemid=2

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: