Bantuan Beras Untuk kamasan Ketinggalan Pesawat Di Gudang.

Berbagai Asrama Mahasiswa yang berlebel KAMASAN di indonesia tidak dapatkan bantuan beras yang biasanya diberikan setiap 6 bulan sekali Oleh Pemerintah Propisi papua….

Notabenenya beras yang seharusnya dibagikan malah disimpan di stok supaya bunganya berkembang. ” kata seorang mahasiswa berinisial PM” dihadapan reporter kamasanpost.

Terkait bantuan beras Untuk Mahasiswa Papua Se-indonesia, Kamasanpost menemui ketua Asrama Kamasan I Yogyakarta di kediamannya ( asrama Mahasiswa Papua Kamasan I ) pada pukul 12 siang tadi. dalam pertemuan itu ketua asrama pun mengemukakan kekecewaannya terhadap Pemerintah propinsi papua.

Fransisco pun menambahkan bahwa ” selagi ada stok bantuan beras seharusnya tidak setelat ini, kami sangat tidak berharap jika hal ini terjadi lagi. apabila keadaan ini terus dibiarkan maka Kami akan bertemua di sekmen yang berbeda dengan kepentingan yang berbeda pula, oleh karena itu saya harap pemerintah papua tidak sebual ini. (Fr@kamasanpost jogja)

Baca berita terkait beras:

“Bulog Divisi Regional (Divre) Papua mengumumkan, stok beras untuk wilayah Papua sampai saat ini masih berada dalam posisi yang aman. Sampai dengan Senin (16/6), stok beras di masing-masing gudang dolog se-Papua berjumlah 31,966 ton. Jumlah ini diperkirakan akan bertahan hingga 3 bulan kedepan. Namun menurut Kadivre Bulog Papua Herman Agus Machfud, kondisi ini sebenarnya belum bisa dikatakan benar-benar aman. Ia khawatir kapal yang membawa pasokan beras untuk stok berikutnya, akan terlambat masuk dikarenakan masalah cuaca maupun masalah teknis lainnya. “Jadi, lebih tepatnya kita berada pada lampu kuning. Tapi kalau kapal cepat masuk ya kita aman. Yang tidak aman kalau kapal yang membawa beras terlambat masuk,” jelasnya di ruang tunggu Kantor Bulog Papua didampingi, Wakil Kepala Divisi Regional (Wakadivre) Bulog Sulsel Achmad Kastela. Menurut Herman, dalam waktu dekat ini rencana masuk beras dari Sulsel menuju Papua adalah sebesar 27,250 ton, dengan perincian yakni untuk Jayapura sebanyak 3.300 ton, Biak 6100 ton, Nabire 3.600 ton, Manokwari 6.350 ton, dan Sorong 5.900, Fak-Fak 2.000 ton. Sebelumnya, bertempat di ruang tunggu Kantor Bulog Divre Papua, Kadivre Papua Herman Agus Machfud dan Wakadivre Sulsel Achmad Kastela, melakukan tatap muka dengan pers. Acara tatap muka ini, berkaitan dengan telah dilakukan pelantikan dan serah terima Jabatan Kadivre Papua dan Kadivre Sulsel di Jakarta, pada tanggal 4 Juni 2008 yang lalu. Herman Agus Machfud yang sebelumnya menjabat sebagai Kadivre Bulog Papua dimutasikan ke Makasar menjabat sebagai Kadivre Bulog Sulsel. Sedangkan Achmad Castela yang sebelumnya menjabat sebagai Wakadivre Sulsel, dipromosikan sebagai Kadivre Papua. Menurut Herman, pelaksanaan acara lepas sambut akan digelar pada hari Sabtu (21/6), bertempat di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua. Ia menyatakan, tidak ada PR (pekerjaan rumah) yang harus ditinggalkan kepada Pejabat lama sebab penggantinya sudah tak asing lagi di Papua dan merupakan seorang kelahiran Papua.

baca selengkapnya: klik disini

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: