Dukung Papua Merdeka, DPR Kecam Parlemen Inggris

JAKARTA – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengecam keras pembentukan kaukus parlemen internasional untuk mendukung kemerdekaan dan pemisahan Papua dari NKRI, yang diprakarsai 2 orang anggota parlemen Inggris 15 Oktober lalu.

”Komisi I DPR mengecam berbagai pihak asing yang mensponsori kampanye Papua keluar dari NKRI seperti yang dilakukan oleh anggota parlemen Inggris Andrew Smith dan Lord Harries dengan membentuk internasional Parlementarians for West Papua,” kata Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga yang didampingi Marzuki Darusman, dan Abdillah Toha saat jumpa pers di gedung DPR, Jakarta, Senin (20/10/2008).

Selain itu, mengeluarkan 3 butir pernyataan mengenai hal ini:

Pertama, pembentukan kakukus parlemen internasional tentang Papua tersebut yang bekerja sama dengan tokoh OPM Beny Wenda, yang saat ini masih berstatus buron karena terlibat berbagai aksi anarkis dan kriminal di Papua, jelas-jelas bertentangan dengan semangat kerja sama internasional antara anggota parlemen yang dilandasi prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri masing-masing negara. Perbuatan ini juga melanggar prinsip IPU (International Parliementary Union) yang tidak mentolerir upaya separatisme pemberontakan bersenjata.

Kedua, mendesak pemerintah untuk secara lebih proaktif dan segera melakukan berbagai upaya termasuk melalui diplomasi untuk meyakinkan pihak-pihak internasional bahwa provinsi Papua merupakan bagian integral NKRI yang proses integrasinya telah berlangsung hampir 50 tahun melalui proses demokratis sesuai hukum internasional dan dibawah pengawasan PBB.

Saat ini rakyat Papua bersama seluruh rakyat Indonesia sedang bekerja keras membangun untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pemberdayaan masyarakat, antara lain dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan,demokrasi, dan penghormatan/perlindungan HAM

Ketiga, Indonesia senantiasa membuka diri bagi kerja sama internasional dalam pelaksanaan pembangunnan nasional, termasuk masukan, saran, dan kerja sama dalam membangun provinsi Papua dalam segala bidang.

“Akan tetapi kami menolak berbagai upaya dari pihak-pihak termasuk pihak asing yang hendak memisahkan papua dari NKRI. Dalam hubungan ini komisi I mengharapkan kewaspadaan dan kegiatan proaktif seluruh perangkat KBRI diluar negeri, khususnya di Eropa untuk mengikuti perkembangan dan menyebarkan informasi objektif tentang otonomi khusus dan pembangunan di provinsi Papua yang didukung oleh seluruh masyarakat Papua,” pungkasnya. (uky)

Sumber : Okezone

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: